POTRET ABUSIVE JUDICIAL REVIEW DI MASA PEMERINTAHAN PRESIDEN JOKO WIDODO
DOI:
https://doi.org/10.20956/jl.v7i2.35506Kata Kunci:
Abusive Judicial Review, demokrasi, peradilanAbstrak
Perkembangan terkini menunjukkan bahwa Indonesia, sebagai negara demokrasi, menekankan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Inti dari demokrasi ini tercermin dalam proses pemilu yang dilaksanakan setiap lima tahun, memastikan sirkulasi pemerintahan berdasarkan mandat rakyat. Namun, manipulasi sistem peradilan oleh pemerintah yang berkuasa melalui Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi telah menimbulkan kekhawatiran. Penelitian ini mengkaji fenomena yang dikenal sebagai Abusive Judicial Review, dimana peradilan, yang awalnya dimaksudkan untuk mengawasi hierarki hukum dan konstitusi, dipengaruhi oleh pihak yang berkuasa. Dengan menggunakan penelitian hukum normatif, makalah ini mengeksplorasi sejauh mana keputusan peradilan dapat dipengaruhi oleh kepentingan politik, sehingga merongrong demokrasi. Temuan mengungkapkan bahwa independensi peradilan dikompromikan, menghasilkan keputusan yang melayani kepentingan rezim yang berkuasa daripada menjunjung prinsip-prinsip demokrasi. Penelitian ini menawarkan analisis kritis terhadap kasus-kasus penting dan mengusulkan langkah-langkah untuk melindungi integritas peradilan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemeriksaan komprehensif terhadap masalah sistemik dalam peradilan Indonesia dan implikasinya terhadap demokrasi. Kesimpulannya menekankan perlunya reformasi mendesak untuk melindungi proses peradilan dari campur tangan politik.
Referensi
Jurnal:
Arizona, Yance, “Legal Policy of President Joko Widodo and the Independence of Constitutional Court,” Jurnal Konstitusi 21, no. 1 (2024): 35–61, https://doi.org/10.31078/jk2113.
Dixon, Rosalind, “National Law School of India Review In Defense of Responsive Judicial Review In Defense Of Responsive Judicial Review,” National Law School Of India Review 34, no. 2 (2023): 105–15.
Hendrianto, Stefanus, “Early Warning Signs of Abusive Constitutionalism in Indonesia: Pandemic as Pretext,” Int’l J. Const. L. http://www.iconnectblog.com/2020/06/early-warning-signs-of-abusive-constitutionalism-in-indonesia-pandemic-as-pretext/.
Holgado, Benjamin Garcia. “Court-Packing and Democratic Decay : A Necessary Relationship ?,” Global Constitutionalism 12, no. 2 (2023): 350–77. https://doi.org/10.1017/S2045381723000011.
Ihza Shobari Hasibuan, Ivan, dan Sunny Ummul Firdaus. “Kajian Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Presidential Threshold (Studi Putusan Mahkamah Konstitusi Tahun 2017-2022)” 6, no. 3 (2022): 363–73.
Kurnia Christmas, Sandy, dan Evi Purwanti, “Perkembangan Sistem Pemerintahan Dan Konsep Kedaulatan Pasca Revolusi Perancis Terhadap Hukum Internasional,” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 2, no. 2 (2020): 222–35.
Landau, David, dan Rosalind Dixon, “Abusive Judicial Review: Courts against Democracy,” Abusive Judicial Review: Courts against Democracy 53, no. 3 (2020): 1313–88, https://heinonline.org/HOL/License.
Ministry of Interior v. Nat’l Rescue Party, Verdict No. 340, November 16, 2017, hal. 50 (S. Ct. Cambodia, Plenary of Trial Chamber).
Oliveros Ruiz, José, “Report on Abusive Judicial Review of Electoral Matters,” Mexican Law Review 16, no. 1 (2023): 43–76, https://doi.org/10.22201/iij.24485306e.2023.1.18457.
Oiveros Ruiz, J. “Report On Abusive Judicial Review Of Electoral Matters.” Mexican Law Review 16 no. 1, (2023), 43-76.
Pratama, Syaugi, dan Denny Indra Sukmawan. “On the Presidential Threshold Tinjauan Kritis Mengenai Putusan Mahkamah Konstitusi Tentang Ambang Batas Pencalonan Presiden.” Jurnal Konstitusi 20, no. 4 (2023): 557–75.
Roach, Kent, "Polycentricity and Queue Jumping in Public Law Remedies: A Two-Track Response," University of Toronto Law Journal 66, no. 1 (2016): 3.
Sinnott-Armstrong, Walter. “Weak and Strong Judicial Review.” Springer Nature 22, no. 3 (2024): 381–92.
Tushnet, Mark, "Weak Courts, Strong Rights: Judicial Review and Social Welfare Rights in Comparative Constitutional Law." Indian Journal of Constitutional Law (2009): 190-21.
Buku:
Ketut Suardita, I. Demokrasi Dan Pemilu Di Indonesia. Konstitusi Pers, 2013.
Ginsburg, Tom. Rule By Law The Politics Of Courts In Authoritarian Regimes. 3rd ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2008.
Qamar, Nurul, dan Farah Syah Rezah. Metode Penelitian Hukum, ed. Kahar Muzakkir dan Faisal Rahman, Edisi 1. Makassar: CV Social Politic Genius, 2020.
Muhaimin. Metode Penelitian Hukum, Edisi 1. Mataram: Mataram University Press, 2020.
Sadurski, Wojciecih. Poland Constitutional. Oxford University Press, 2019.
Perundang-Undangan:
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.
Artikel Internet:
Adriansyah, Ega, “Setelah MA Mengubah Batas Usia Calon Kepala Daerah,” DetikNews, 2024, https://news.detik.com/kolom/d-7391127/setelah-ma-mengubah-batas-usia-calon-gubernur.
Beech, Hannah, "Cambodia Re-elects its Leader, a Result Predetermined by One," New York Times, 29 Juli 2018, https://www.nytimes.com/2018/07/29/world/asia/cambodia-election-hun-sen.html.
Cambodia Top Court Dissolves Main Opposition CNRP Party, BBC NEWS https://www.bbc.com/news/world-asia-42006828 [https://perma.cc/P6Z8- CC93].
Detik News, "MK: Pembentuk UU Ciptaker Tak Beri Ruang Partisipasi Publik Secara Maksimal," https://news.detik.com/berita/d-5827692/mk-pembentuk-uu-ciptaker-tak-beri-ruang-partisipasi-publik-secara-maksimal.
Perludem, “Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Ketentuan Tambahan Pengalaman Menjabat Dari Keterpilihan Pemilu Dalam Syarat Usia Minimal Capres/Cawapres,” 2023, https://perludem.org/2023/10/17/putusan-mk-nomor-90-puu-xxi-2023-tentang-ketentuan-tambahan-pengalaman-menjabat-dari-keterpilihan-pemilu-dalam-syarat-usia-minimal-capres-cawapres/.
Thea, Ady, “Prof Susi Dwi Harijanti: Putusan MK Usia Capres-Cawapres Strong Abusive Judicial Review,” Hukum Online, 2023, https://www.hukumonline.com/berita/a/prof-susi-dwi-harijanti--putusan-mk-usia-capres-cawapres-strong-abusive-judicial-review-lt653f0cc82ae10/.
Wallace, Julia, "'Fireflies' and 'Ghosts' in Cambodia Prop up Facade of Real Election," New York Times, 11 Juli 2018, https://www.nytimes.com/2018/07/11/world/asia/cambodia-election-hun-sen.html [https://perma.cc/N9BM-76VX.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
You are free to:
- Share?? copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt?? remix, transform, and build upon the material
- for any purpose, even commercially.










